Wednesday, May 30, 2012

5 makhluk Mistis Asal Korea

Setiap negara tentu memiliki kebudayaan masing-masing. Tak terkecuali Korea yang memiliki keanekaragaman mitos-mitos sesuai kepercayaannya. Berikut ini adalah 5 makhluk mistis asal Korea.

Ungnyeo

Ungnyeo merupakan beruang yang dapat berubah menjadi perempuan. Suatu kisah menceritakan bahwa seekor harimau dan seekor beruang hidup bersama dalam sebuah gua. Mereka berdoa kepada dewa agung, Hwanung, supaya dapat menjadi manusia. Hwanung mendengar doa keduanya dan memberikan 20 lembar daun bawang putih, beberapa tanaman. Satu syarat agar menjadi manusia, mereka harus menjauhi cahaya matahari dan hanya memakan daun bawang putih yang telah diberikan selama 100 hari. Harimau tidak memiliki kesabaran. Ia keluar sebelum genap 100 hari. Sementara beruang tetap berada di dalam gua, dan menjadi seorang perempuan. Ungnyeo sangat berterimakasih kepada Hwanung.

Suami Ungnyeo yang selalu membuatnya tertekan, membuatnya berdoa di bawah pohon betula suci agar dianugerahi seorang anak. Hwanung kembali mendengar doanya. Ungnyeo  melakukan penawaran kepada Hwanung. Tak lama Hwanung memintanya sebagai istri setelah Hwanung memiliki seorang anak dari Ungnyeo, Dangun, yang menjadi nenek moyang orang-orang Korea.

Burung Berkaki Tiga

Dalam mitologi Korea, burung berkaki tiga dikenal dengan nama Samjogo Kari-sae. Di era kekuasaan Kerajaan Koguryo, Samjogo digunakan sebagai simbol kekuasaan, namun kesuciannya masih di bawah simbol naga dan burung phoenix Korea. Samjogo Kari-Sae dipertimbangkan untuk menggantikan lambang Goguryeo (lambang negara) tahun 2008.

Hae Tae

Dalam mitologi Korea, haetae (baca: haitai) merupakan singa unicorn. Haetae dipercaya memiliki simbol air. Hal ini didasarkan atas kualitas baiknya dalam mengatasi hal berbau api, dan juga merupakam pembawa pesan dari kahyangan, yang menjadi tolak ukur adanya sebuah keadilan. 

Ia dipercaya memiliki kemampuan untuk membawa pesan mengenai kebaikan dan keburukan. Haetae juga merupakan pelindung dari semua bentuk sifat pengrusak ataupun merubah sebuah kekerasan menjadi sebuah ketenangan.

Chollima

Cholima ataupun Chonma merupakan nama seekor kuda yang terdapat di dalam mitologi Korea yang juga terdapat di dalam mitologi bangsa Siberia. Dalam bahasa Korea, Chollima diartikan sebagai “Ribuan Kuda Li” dan merupakan sosok legenda yang berasal dari kisah klasik China. Chollima merupakan kuda gagah, bersayap, yang memiliki kecepatan luar biasa. Penghargaan terhadap Chollima dapat ditemukan di beberapa titik Pyongyang ,di Korea Utara

Dokkaebi

Dokkaebi merupakan sosok mitologi yang menyerupai peri ataupun bentukan goblin seperti yang terdapat di dalam legenda masyarakat Eropa.

Dokkaebi dilukiskan sebagai sosok roh yang mampu beruba-berubah wujud. Salah satu wujud yang sering digunakannya adalah sesuatu yang biasa digunakan di dalam kehidupan sehari-hari, sesuatu yang diabaikan oleh pemiliknya. Ia bisa saja berada di dalam sebuah sapu, alu, dan bahkan berupa pohonan.

Dokkaebi terdapat di dalam beberapa kisah legenda masyarakat Korea. Di dalam beberapa kisah mereka disebutkan merupakan sosok yang baik namun dikenal jail. Mereka dikenal senang mengerjai manusia, misalnya saja mengajak berkelahi seorang yang sedang berjalan menuju sebuah tujuan, sebagai syarat ia dapat melanjutkan perjalanannya.

Beberapa Dokkaebi bahkan diceritakan memiliki tongkat sihir, untuk melakukan apapun yang mereka inginkan. Ia terkadang menggunakan tongkat itu untuk mencuri barang-barang yang disukainya. Ia pun sangat pintar dalam menyelesaikan sebuah permainan ataupun teka-teki, walaupun memiliki sifat picik. Sementara dalam sebuah versi lainnya, Dokkaebi memiliki kemampuan untuk menghilang.

0 komentar