Para musisi legendaris memang menarik perhatian. Bahkan setelah mereka meninggal pun banyak cerita yang menarik tentang mereka. Termasuk cerita misteri yang menyebabkan kematian mereka. Lima musisi ini diduga meninggal akibat konspirasi. Kontroversi? Sudah pasti. Mengutip dari laman Kapanlagi.com, berikut 5 musisi legendaris dan cerita konspirasi dibaliknya. Tapi, ini semua cuma dugaan. Kebenarannya dikembalikan kepada kalian.
Whitney Houston
Whitney Houston | essence.com
Penembang lagu I Will Always Love You ini meninggal tahun 2012 silam. Menurut fakta dan data yang didapat pihak berwajib, kematiannya disebabkan OD obat-obatan dan alkohol. Tapi, Paul Huebl salah seorang polisi yang ikut mengungkapkan fakta kematian Whitney punya pendapat tambahan. Apa itu? OD yang dialami Whitney Houston dilakukan oleh bandar narkoba. Sebab, Whitney masih memiliki utang sebesar 1,5 juta dolar yang tak sanggup dibayar.
Michael Jackson
Michael Jackson | kysdc.com
Kematian legenda the king
of pop, Michael Jackson, juga diselubungi kabut konspirasi. Pada 2009
lalu, waktu Mahmoud Ahmadinejad memenangkan pilpres Presiden Iran memicu
sejumlah protes. Untuk meredam protes tersebut dibuatlah isu pengalihan. Presiden Mahmoud Ahmadinejad akhirnya membunuh Jacko.
Bob Marley
Bob Marley | lastfm.it
Pada 1981, penembang lagu 'No Women, No Cry', Bob Marley, meninggal karena kanker. Walaupun ada cerita lain di balik. Yeah, Bob Marley tewas dibunuh oknum CIA yang menghadiahinya sepatu. Dimana terdapat jarum kecil di dalam sepatu yang berisi bibit kanker. Jarum ini memicu sel-sel kanker dalam tubuh Bob. Belum ada konfirmasi apapun dari CIA tentang isu ini.
Amy Winehouse
Amy Winehouse | wallpaperpassion.com
Sudah jamak, orang tahu bahwa Amy Winehouse mati OD. Tapi, ada juga teori yang menyebutkan jika Amy sengaja dibuat meninggal pada usia 27 tahun oleh Club 27 yang berhubungan dengan Illuminati. Entahlah...
Kurt Cobain
Kurt Cobain | 92citifm.ca
Meninggal di puncak popularitas menjadi nama Kurt Cobain menjadi legenda musik dunia. Sosoknya banyak menarik perhatian, termasuk soal konspirasi kematiannya. Pada 1994, dunia sudah tahu jika legenda Grunge ini mati bunuh diri. Seorang detektif bernama Tom Grant rupanya punya dugaan lain. Dia menyatakan Cobain mati akibat dibunuh Courtney Love pacarnya. Dugaan ini makin menguat setelah Eldon Hake mengaku sempat diminta menghabisi Cobain dengan
Terbang sudah menjadi impian umat manusia di seluruh dunia ketika mereka menyaksikan dengan penuh kekaguman burung-burung yang menari-nari di atas langit. Menurut sejarah yang diterima oleh khalayak umum, sebelum tahun 1780 dua orang asal Prancis melakukan berhasil penerbangan memakai balon udara di sekitar Paris. Pada perkembangan selanjutnya umat manusia mulai mengembangkan pesawat terbang. Di mana, model pesawat terbang itu sudah mulai dirancang pada awal abad ke-13, dan pada abad ke-16 Leornado Da Vinci merancang pesawat bersayap yang merupakan salah satu tipe "kasar" dari helikopter, dan model itu sempurna berkat tangan Wright brothers yang membuat sukses penerbangan Kitty Hawk tahun 1903.
Akan tetapi, beberapa peneliti dan ilmuwan "nakal" mempercayai bahwa manusia sudah mencapai teknologi pesawat terbang dalam sejarah jauh lebih awal daripada yang sudah disebutkan di awal. Peradaban tersebut kini sudah hilang dan kisah-kisah mengena penerbangan manusia di masa lalu telah masuk ke ranah mitos.
Lantas pertanyaannya, apakah mungkin manusia telah berhasil mengembangkan teknologi pesawat terbang jauh sebelum Kitty Hawk diterbangkan oleh Wright brothers?
Objek yang ditunjukkan dalam gambar di atas ditemukan tahun 1898 di sebuah makam di Saqquara, Mesir. Tahun diciptakannya objek tersebut tertulis 200 SM. Objek ini ditemukan oleh Dr. Khalil Massiha dan kini disimpan di basement Museum Kairo. Di mana, objek ini dicap sebagai sebuah model pesawat. Hasil dari temuan mereka pernah digelar sebuah pameran khusus di ruang tengah museum Kairo dengan objek model ini sebagai pusatnya.
Kutipan berikut ini menggambarkan tentang bentuk dari objek yang kita maksudkan, yaitu: "The model has the exact proportions of a very
advanced form of "pusher-glider" that is still having
"some bugs ironed out". This type of glider will stay in
the air almost by itself—even a very small engine will keep it
going at low speeds, as low as 45 to 65 mph., while it can carry an
enormous payload. This ability is dependent on the curious shape of
wings and their proportions. The tipping of wings downward, a reversedihedral
wing as it is called, is the feature behind this capability. A
similar type of curving wings are implemented on the Concorde
airplane, giving the plane a maximum lift without detracting from
its speed." Dalam
konteks seperti itu, sepertinya agak luar biasa bahwa seseorang - lebih dari
2.000 tahun lalu - dengan alasan apapun, merancang model pesawat
terbang dengan fitur canggih dengan pengetahuan aerodinamika yang cukup baik. Para sejarawan maupun arkeolog pun tak pernah menyinggung-nyinggung hal ini dalam pembahasan mereka. Namun, sepertinya kasus ini menjadi pengecualian. Hal ini juga menunjukan bahwa masyarakat Mesir kuno - melalui objek yang ditemukan ini - diketahui telah hampir selalu membuat proyek melalui objek model yang telah mereka rancang.
Baru-baru ini kita dihebohkan kembali oleh sebuah foto penampakan Ki Lurah Semar atau biasa disebut Semar di lereng Gunung Sumbing, Jawa Tengah.
Menurut sumber yang saya dapatkan dari merdeka.com, foto ini diunggah kontributor Trans 7 wilayah Kedu, Tri Joko Purnomo yang memasangnya menjadi profil Blackberry Messenger (BBM)-nya. Dalam waktu kurang dari satu jam ratusan komentar dari kolega, rekan, dan sanak saudaranya membanjiri BBM.
Saya pun teringat kembali tentang penampakan yang terjadi di saat Gunung Merapi meletus. Coba simak berita yang saya ambil dari Youtube.
Penasaran, saya pun mencari sumber-sumber sejenis yang berkaitan dengan foto penampakan. Hasilnya, saya mendapatkan berita-berita sejenis yang tidak disertai analisis dan bukti-bukti kuat tentang penampakan Semar. Bukan berarti saya mengatakan bahwa Tri berbohong dalam hal ini.
Akan tetapi, setelah membaca artikel Inbox: Foto penampakan naga di langit Parangtritis? saya tidak mau begitu saja terprovokasi bahwa itu adalah penampakan Semar, dalam arti sesungguhnya, dalam wujud awan.
Dalam postingan tersebut dijelaskan bahwa pernah ada penampakan naga di langit Parangtristis yang juga menghebohkan warga Jogja beberapa waktu lalu. Namun, setelah diselidiki tidak juga ditemui kebenaran bahwa penampakan tersebut adalah naga yang sesungguhnya.
Justru sebaliknya, malah ditemui fakta bahwa awan yang melintas yang menyerupai naga itu adalah awan morning glory.
Tapi, jangan salah juga, awan juga bisa berbentuk bermacam-macam lho. Malah ada awan berbentuk Godzilla, naga dan sebagainya.
Nah, kembali lagi ke persoalan foto penampakan Semar di lereng Gunung Sumbing, saya pikir hal tersebut adalah fenomena biasa. Ada dua alasan kenapa saya menyebut seperti itu, pertama, seperti kita lihat beberapa foto-foto di atas, awan bisa berbentuk apapun tergantung yang melihatnya. Kedua, foto itu terlalu gelap untuk bisa dinilai apakah awan tersebut mirip bentuknya dengan Semar.
Itu saja, pendapat saya mengenai hal ini. Mudah-mudahan bermanfaat.